Fungsi Keramik Dalam Konstruksi Bangunan

4 Fungsi Keramik Dalam Konstruksi Bangunan

Selama ini, fungsi keramik biasanya berkaitan dengan penutup lantai. Pada dasarnya, jika tidak ada keramik seperti itu, konstruksi bangunan akan terasa belum selesai. Lantai yang dipoles dengan semen sepertinya hanya meninggalkan kesan unfinished atau tidak rapi, sehingga keberadaan keramik jenis ini menjadi penyelamat konstruksinya.

Padahal, keramik telah menjadi bagian dari desain rumah yang memberikan nilai estetika pada bangunan. Oleh karena itu, banyak sekali keramik yang beredar di pasaran dengan berbagai tekstur, model, dan warna yang membuat interior semakin menarik. Agar tidak salah kaprah, yuk kita simak semua fungsi keramik dalam konstruksi bangunan!

Baca Juga :  3 Tips Membuat Kamar Mandi Bebas Bocor dan Rembes

Baca Juga : Jenis Konstruksi yang Perlu Diketahui

Fungsi Keramik

Fungsi keramik bermacam-macam. Tidak hanya untuk lantai, tetapi juga untuk bagian-bagian tertentu dari struktur bangunan.

Penutup Lantai

Fungsi paling dasar dari keramik adalah untuk menutupi lantai. Lantai bangunan hanya berupa semen halus, tentu bagi banyak orang tidak terlihat indah. Selain itu, warna semen abu-abu membawa kesan gelap dan kotor pada ruangan. Keramik yang digunakan untuk melapisi keramik ini banyak digunakan di pasaran dan tersedia dalam berbagai ukuran dan bahan.

Baca Juga :  Tips cara mendekorasi plafon rumah agar terlihat lebih menawan

Baca Juga : Tips Memilih Kontraktor Rumah Agar Tidak Rugi

Umumnya keramik yang digunakan untuk penutup lantai memiliki permukaan yang lebih kasar dibandingkan keramik penutup dinding. Bahan keramik lantai ini lebih keras, kasar, dan kuat karena sering terinjak. Permukaannya tidak mulus dan menyulitkan orang yang lewat untuk jatuh.

Penutup Dinding

Selain digunakan untuk melapisi lantai, keramik pada struktur bangunan juga digunakan sebagai penutup dinding. Umumnya dinding yang dilapisi keramik terdapat pada ruangan seperti kamar mandi atau dapur. Untuk dapur sendiri, keramik hanya menutupi separuh dinding, terutama bagian dekat kompor yang sering terkena percikan bumbu masakan.

Baca Juga :  Cara Mengecat Dinding Rumah Anda Dengan Cat Anti Jamur

Baca Juga : 3 Tips Sederhana Menyusun Interior Dapur Rumah Sederhana

Tujuan pelapisan dinding ruang dapur adalah agar mudah dibersihkan, agar tidak menumpahkan bumbu. Jika dicat dengan keramik, dinding dapur akan terlihat rapi dan bersih. Selain itu, dinding dapur yang dilapisi keramik lebih tahan lama dibandingkan dinding dapur yang dilapisi cat tembok biasa.

Baca Juga :  6 Keuntungan Menggunakan Wallpanel Dinding untuk Ruangan

Dinding kamar mandi dilapisi dengan keramik untuk mencegah jamur tumbuh di dinding. Jika Anda terlalu sering terkena air, hanya dinding kamar mandi yang dicat dengan cat tembok saja yang bisa menyebabkan jamur tumbuh. Daripada mengeluarkan uang untuk menghilangkan jamur pada dinding dan mengecat berulang-ulang, lebih baik segera mengecat dinding kamar mandi dengan keramik.

Baca Juga :  5 Cara Memotong Kaca Dengan Mudah

Pelapis Meja Dapur

Fungsi keramik selanjutnya adalah pelapis meja dapur. Alasan penggunaan keramik sebagai meja dapur adalah karena daya tahannya dan tidak mudah tergores saat menggiling bumbu dan memotong bahan. Meja dapur berlapis keramik juga lebih mudah menghilangkan noda makanan dan tidak menyerap bau amis.

Selain itu, keramik juga dapat mencegah jamur pada meja dapur. Banyak makanan yang menjadi basah setelah dibersihkan, tentunya lama kelamaan akan membuat permukaan meja dapur mudah berjamur dan bau. Jadi, selain menghindari jamur, penggunaan keramik di meja dapur juga bisa menghemat perabot rumah Anda!

Baca Juga :  Melihat 7 Hasil Karya Arsitek Terbaik Indonesia

Baca Juga : 9 Tips Membuat Kamar Mandi Menjadi Cerah

Untuk memasang keramik, Anda harus menggunakan nat keramik yang digunakan untuk mengisi celah antar ubin, biasanya diisi dengan mortar instan. Anda tidak perlu khawatir dalam memilih nat keramik, karena nat keramik dry-mix tersedia untuk disinfeksi, yaitu semen instan anti bakteri dan jamur siap pakai. Harga nat keramik ini tidak terlalu mahal. Semoga informasi tentang fungsi keramik di atas bermanfaat untuk Anda!

Baca Juga :  10 Bangunan Bersejarah yang Menarik di Indonesia

Sebagai Finishing Kontruksi Bangunan

Ketika kita membahas finishing konstruksi bangunan, kita semakin merasakan fungsi keramik. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jika lantai tidak dilapisi keramik, bangunan akan terasa belum selesai atau tidak lengkap.

Baca Juga : Melihat 7 Hasil Karya Arsitek Terbaik Indonesia

Menutupi lantai dengan keramik merupakan langkah terakhir dari konstruksi bangunan, membuat bangunan terlihat lebih enak dan nyaman. Hati-hati, pemasangan keramik ini harus diperhatikan dengan matang. Pemasangan yang salah akan membuat lantai menjadi tidak rapi, bahkan berlubang, dan membuat ubin yang terpasang retak.

Baca Juga :  5 Trik yang Harus Diketahui Oleh Setiap Manajer Konstruksi