Tips Cara Terbaru Menghapus Akun Twitter Secara Permanen

Tips Cara Terbaru Menghapus Akun Twitter Secara Permanen

Masih menggunakan Twitter? Mungkin beberapa dari kamu masih menggunakan media sosial yang satu ini untuk bekerja maupun memanfaatkannya sebagai tempat untuk mendapatkan informasi terbaru. Wajar saja, karena beberapa media informasi pun masih menggunakan Twitter sebagai sumber untuk menyampaikan informasi baru yang mereka tulis.

Tapi, bagi sebagian dari kamu yang sudah menggunakan Twitter karena sudah lebih nyaman menggunakan aplikasi media sosial lainnya seperti Facebbok maupun Instagram, kamu pernah berbikir untuk menghapus Twitter kamu perman.

Baca Juga :  Inilah 5 Fitur Baru WhatsApp Yang Rilis Pada 2022

Lalu, bagaimana caranya? Simak berikut ini. Inilah cara menghapus akun Twitter secara permanen yang bisa kamu coba.

Cara Menghapus Akun Twitter Secara Permanen

Cara menghapus akun Twitter cukup mudah. Nah, untuk menghapusnya secara permanen, ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Masuk ke dalam akun Twitter melalui browser di smartphone maupun desktop. Jangan masuk menggunakan aplikasi.

2. Klik foto akun kamu di pojok kanan atas, dan masuk ke pilihan “Settings and privacy”.

Baca Juga :  Telegram Bebaskan Pengguna Kirim Crypto Tanpa Biaya Transaksi

3. Scroll ke bawah dan carilah pilihan “Nonaktifkan akun saya” di bagian paling bawah.

4. Kemudian, baca syarat dan ketentuannya, lalu klik “Nonaktifkan”.

5. Lalu, masukkan password Twitter kamu untuk melakukan verfikasi. Akun Twitter kamu pun akan melaksanakan untuk sementara waktu.

6. Setelah melakukan langkah-langkah di atas, pastikan kamu tidak membuka akun Twitter sama sekali selama 30 hari.

7. Setelah melewati 30 hari, Twitter akan otomatis menghapus seluruh data di akun Twitter kamu. Akun Twitter kamu pun akan otomatis terhapus secara permanen.

Baca Juga :  4 Tips Cara Meneghemat Kuota Internet Anda

Selama ini, pilihan “Deactivate” atau menonaktifkan akun Twitter hanya sementara waktu memang tersedia di Twitter. Caranya, ikuti langkah 1-5, lalu aktifkan akun Twitter kamu sebelum batas waktu 30 hari. Dengan begitu, akun kamu tidak akan menghilang atau dihapus secara permanen.

Sebelum menonaktifkan akun, inilah hal-hal yang harus kamu ketahui:

Ketika menonaktifkan Twitter, inilah hal-hal yang harus kamu ketahui terlebih dahulu.

Baca Juga :  7 Cara Menghemat Kuota Ketika Panggilan Video Zoom

– Kamu tidak perlu menonaktifkan akun Twitter untuk mengubah nama akun (username) atau alamat e-mail. Kamu dapat mengubahnya kapan pun di pengaturan akun.

– Untuk menggunakan nama akun atau alamat e-mail di akun lain, kamu harus terlebih dahulu mengubahnya, kemudian memastikan perubahan tersebut sebelum menonaktifkan akun.

– Pihak Twitter tidak mengontrol konten yang diindeks oleh mesin pencari seperti Google atau Bing.

Baca Juga :  Cara Melamar Pekerjaan Di LinkedIn dan Dan Tips Melengkapi Profil Menarik

– Bila dilihat, akun Twitter kamu (termasuk nama tampilan, nama akun (username), dan profil publik) tidak akan lagi dapat di Twitter.com, Twitter untuk iOS, dan Twitter untuk Android.

– Hingga jangka waktu 30 hari setelah penonaktifan akun Twitter kamu masih dapat diaktifkan kembali.

Cara membuat nama akun atau alamat e-mail dapat digunakan kembali sebelum menonaktifkan akun Twitter:

1. Masuk ke dalam akun Twitter melalui browser di smartphone maupun desktop. Jangan masuk menggunakan aplikasi.

Baca Juga :  Cara Terbaru dan Mudah Privasi Akun Twitter Di Aplikasi Android, IPhone Dan PC

2. Klik foto akun kamu di pojok kanan atas, dan masuk ke pilihan “Settings and privacy”.

3. Pada kolom nama akun (nama pengguna), tulis nama akun (nama pengguna) baru.

4. Pada kolom alamat email, ubah alamat email dengan alamat baru.

5. Klik “Simpan perubahan” atau “Simpan perubahan” di bagian bawah halaman.

6. Masukkan password Twitter kamu untuk melakukan verfikasi.

7. Konfirmasikan alamat email yang baru dengan tautan yang dikirimkan oleh pihak Twitter.

Baca Juga :  Tips Menjaga Akun Twitter Aman dari Serangan Hacker

8. Nama akun (username) dan e-mail kamu yang lama pun kini telah tersedia untuk digunakan pada akun baru jika kamu memilih untuk mendaftar kembali selama 30 hari masa penonaktifan.

Alasan berhenti pakai Twitter

Lantas, apa sih alasan mengapa harus berhenti Twitter? Nah, berikut beberapa alasan yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan untuk berhenti menggunakan Twitter. Meski begitu, jangan langsung mengambil keputusan berdasarkan artikel ini ya! Hanya diri kamu sendiri yang tahu mengapa harus berhenti.

Baca Juga :  5 Tips Cara Mengatasi WhatsApp Web Error

1. Informasi di Twitter memang cepat, tapi…

Sebuah berita atau informasi di Twitter dapat menyebar dengan sangat cepat. Kamu tinggal menekan tombol retweet, maka informasi itu akan terus menyebar.

Akan tetapi, kecepatan tersebut seperti pedang bermata dua. Di satu sisi, kamu bisa mendapatkan informasi secepat mungkin. Di sisi lain, saking cepatnya informasi tersebut tidak dikonfirmasi dulu kebenarannya.

Baca Juga :  Kabar Baik Bagi Pengguna WhatsApp Kini Dapat Mengirim File Hingga 2GB

Alih-alih mau yang paling cepat menyebarkan informasi, malah ternyata menebar berita palsu. Kan malu…

2. Bisa menyebabkan FOMO

Apa alasan kamu terus menarik layar demi refresh timeline Twitter? Alasan paling besar, mungkin, kamu takut kehilangan informasi alias fear of missing out (FOMO). Padalah, kamu baru saja refresh layar.

Hal seperti ini juga bisa bikin kamu merasa cemas atau tidak, apabila belum refresh timeline. Bukan sebuah perasaan yang pengin kamu rasakan, bukan?

Baca Juga :  Begini Cara Mudah Mengubah Voice Note WhatsApp Menjadi Teks

3. Bisa menyebabkan gangguan tidur

Kamu mulai terus tergantung sama informasi yang ada di Twitter. Sampai-sampai, sebelum tidur pun masih liat perkembangan timeline.

Namun, tahukah kamu ababila sinar biru dari layar HP bisa menyebabkan sulit tidur? Cahaya biru atau Blue Light ditambah kombinasi dengan adiksi terhadap Twitter diyakini dapat membuat kualitas tidur kamu akan berkurang.

Itulah langkah-langkah mengenai cara menghapus akun Twitter secara permanen serta cara menonaktifkannya hanya sementara waktu. Bagaimana? Cukup mudah bukan?