Cara Mengecat Dinding Rumah Anda Dengan Cat Anti Jamur

Cara Mengecat Dinding Rumah Anda Dengan Cat Anti Jamur

Menggunakan cat tembok anti jamur bisa menjadi solusi jitu untuk menjaga tembok tetap bersih dan bebas jamur. Cat anti jamur yang bisa Anda gunakan adalah cat anti air atau disebut juga dengan cat tahan air.

Penggunaan cat jenis ini marak dilakukan untuk mengatasi dinding lembap yang sering menimbulkan munculnya jamur. Kegunaan lain dari cat ini adalah untuk mencegah jamur muncul kembali.

Baca Juga :  Terapkan 3 Tips Ini Dalam Membangun atau Renovasi Rumah agar Tidak Boncos

Dinding yang lembab dan berjamur tentu menimbulkan masalah tersendiri di rumah. Dinding berjamur tidak hanya tidak sedap dipandang, tetapi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, sangat penting untuk segera mengatasi dinding yang berjamur.

Pembahasan kali ini adalah tentang penggunaan cat antijamur yang tepat. Baca di bawah ini, ya!

Baca Juga :  5 Tahapan Memasang Plafon PVC Sendiri Di Rumah Kalian

Cara Mengecat Dinding Rumah Anda Dengan Cat Anti Jamur

1. Cari sumber kelembapan dan jamur

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa dinding untuk mencari sumber kelembaban dan jamur. Apakah ada bagian tembok yang bocor dan merembes, apakah pipa di belakang tembok bocor atau sebab lain? Setelah Anda menemukan penyebabnya, segera perbaiki agar kondisi dinding tidak memburuk.

Baca Juga :  Cara membuat sertifikat tanah, lengkap dengan syarat dan halaman biaya semua

2. Membersihkan dinding dari jamur

Langkah selanjutnya adalah membersihkan permukaan dinding yang berjamur. Gunakan penghilang jamur seperti antijamur atau cuka. Kedua bahan ini dipercaya mampu melonggarkan jamur yang membandel.

Jangan lupa untuk memakai sarung tangan karet saat menggunakan pembersih jamur. Setelah mengoleskan penghilang jamur ke dinding, gosok hingga benar-benar bersih. Pastikan untuk menghilangkan jamur dan kotoran yang ada di permukaan dinding sebersih mungkin.

Baca Juga :  4 Tips Cara Mengatasi Pipa Air Tersumbat

3. Ratakan dinding dengan amplas

Setelah permukaan dinding bersih, Anda bisa menghaluskannya dengan amplas. Penggilingan dilakukan agar permukaan dinding menjadi rata dan bersih. Hal ini sangat penting untuk memudahkan pengaplikasian cat tembok anti jamur nantinya.

4. Oleskan dempul ke dinding

Langkah selanjutnya adalah menyegel permukaan dinding yang berlubang atau retak akibat proses erosi jamur. Oleskan dempul dengan baik untuk menjaga permukaan terlihat halus dan rata. Kemudian diamkan beberapa saat sampai dempul benar-benar kering.

Baca Juga :  3 Tips Sederhana Menyusun Interior Dapur Rumah Sederhana

5. Terapkan warna dasar

Segera setelah dempul mengering, Anda bisa mengecat ulang permukaan dinding. Langkah pengecatan pertama adalah mengaplikasikan cat dasar sebelum kemudian mengaplikasikan cat anti jamur. Warna dasar ini berguna untuk menciptakan hasil akhir yang lebih bagus dan bersih.

6. Oleskan cat anti jamur

Setelah mengoleskan primer dan mengeringkannya, Anda bisa mengoleskan cat antijamur atau cat tahan air. Cat tahan air melindungi permukaan dinding dari air dan area lembab untuk mencegah tumbuhnya jamur. Anda dapat menggunakan cat dengan warna yang sama seperti sebelumnya atau warna baru.

Baca Juga :  Tiga Bangunan dengan Struktur Baja Paling Terkenal

7. Percayakan pada ahli cat anti jamur

Pengecatan cat antijamur harus benar agar dinding benar-benar bebas jamur dan hasilnya maksimal. Jangan biarkan dinding menjadi lembab lagi dan jamur tumbuh lagi karena lapisan cat yang salah.