Agar Nyaman Berikut 7 Tips Desain Interior untuk Lansia

Agar Nyaman Berikut 7 Tips Desain Interior untuk Lansia

Merawat orang tua yang sudah lanjut usia adalah tanggung jawab kita sebagai anak. Sama seperti orang tua kita merawat kita, kita juga harus memperhatikan beberapa hal. Ini bukan hanya tentang kesehatan mereka, tetapi juga tentang keselamatan dan keamanan mereka di rumah.

Bahkan jika orang tua sehat, kemampuan fisik mereka akan menurun. Misalnya, penurunan penglihatan, kesulitan berjalan, tulang keropos, dll. Hal ini membuat mereka rentan terhadap kecelakaan, seperti terpeleset dan sakit punggung.

Baca Juga :  3 Tips Membuat Kamar Mandi Bebas Bocor dan Rembes

Untuk membuat mereka merasa nyaman dan nyaman, Anda dapat menggunakan tips berikut.

1. Pencahayaan yang baik

Kemampuan menjenguk lansia cenderung menurun. Karena itu, gunakan pencahayaan terbaik di rumah. Pencahayaan terbaik di siang hari adalah menggunakan sinar matahari alami. Oleh karena itu, pastikan rumah memiliki banyak bukaan agar sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah.

Baca Juga :  Cara Mengetahui Ukuran Cakar Ayam yang Dibutuhkan untuk Sebuah Bangunan

Jika Anda menggunakan lampu, lebih disukai lampu berwarna putih karena menghasilkan bayangan paling sedikit dan membuat mata orang tua merasa nyaman.Sekaligus pertimbangkan jenis lampunya.

Anda dapat menggunakan lampu neon yang menghamburkan cahaya dengan baik. Cahaya yang dipancarkan lampu tidak akan menimbulkan bayangan, tetapi akan menimbulkan efek stroboskopik, yaitu cahaya kedip yang berbahaya bagi mata.

Baca Juga :  9 Jenis Sambungan Pipa PVC untuk Kebutuhan Konstruksi

Lampu pijar cukup baik untuk menerangi saat membaca atau menjahit, tetapi mereka menciptakan bayangan dan pantulan yang dapat mengganggu. Pilih berdasarkan pertimbangan terbaik.

2. Kurangi furnitur berisiko tinggi

Hindari menggunakan furnitur berisiko tinggi, seperti yang permukaannya keras dan tajam. Ini membantu mengurangi risiko tabrakan berbahaya jika terjadi kecelakaan, seperti jatuh atau terpeleset.

Baca Juga :  5 Jenis Tipe Gembok untuk Rumah dan Bangunan

Pilih juga sofa yang nyaman, sebaiknya tidak terlalu empuk atau terlalu keras untuk mengurangi risiko sakit tulang saat duduk.

3. Handle atau pegangan tambahan

Di beberapa tempat yang sering digunakan atau dilewati, atau berpotensi berbahaya, seperti area toilet, tangga, koridor, dll, tambahkan beberapa pegangan atau pegangan tangan.

Pegangan akan memudahkan mereka untuk berdiri dan berjalan. Tutupi gagang dengan kain atau busa agar tidak terpeleset jika dipegang.

Baca Juga :  Perbedaan Kolam Retensi dan Retarding Basin yang Perlu Diketahui

4. Warna terang

Orang yang lebih tua lebih cenderung melihat warna-warna terang. Sebaiknya gunakan warna murni daripada warna lembut. Menggunakan warna terang murni akan membuatnya lebih mudah dilihat.

Anda juga dapat menggunakan warna untuk menandai sisi berbahaya dari rumah, seperti tangga atau lereng lantai, untuk membuat orang tua lebih waspada. Orang tua Anda dapat hidup lebih aman dan nyaman di rumah.

Baca Juga :  6 Tips Memilih Baja Ringan untuk Atap Rumah Anda

5. Anti-slip

Mengurangi bahaya dan dengan mudah membuat orang tua tersandung atau terpeleset, seperti karpet atau keset. Jika Anda ingin menggunakan karpet, harap tempelkan karpet di lantai untuk menghindari bahaya.

Karet anti selip juga digunakan di kamar mandi. Banyak lansia terpeleset dan jatuh di kamar mandi karena lantainya licin. Jika Anda menggunakan bak mandi, cari alas bak mandi yang aman.

Baca Juga :  Kenali 8 Penyebab Lantai Keramik Terangkat dan Pecah dan Cara Mengatasinya

6. Perbesar ruang untuk berjalan

Sisakan ruang yang cukup untuk perjalanan. Tapi tidak terlalu besar, karena orang tua membutuhkan “pegangan” saat berjalan. Pastikan ada benda aman di ruang yang bisa digenggam saat berjalan.

Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk menambahkan ruang pintu dan lantai sehingga Anda dapat menggunakan kursi roda di masa mendatang.

Baca Juga :  Tiga Bangunan dengan Struktur Baja Paling Terkenal

Lingkungan yang asri dan pemandangan yang hijau juga patut diperhatikan, karena dapat menunjang kesehatan orang tua.

7. Lokasi kamar tidur lansia

Pastikan kamar orang tua berada di lantai pertama. Jika memungkinkan, dekat dengan kamar mandi atau memiliki kamar mandi dalam. Ini membantu mengurangi risiko jatuh di tangga.

Selain itu, orang tua lebih sering terbangun untuk buang air kecil di tengah malam. Jika kamar dekat dengan kamar mandi, orang tua tidak perlu bersusah payah untuk menjangkaunya.

Baca Juga :  Apa itu manajemen konstruksi?