4 Profesi Ini Takkan Mampu Digantikan oleh Robot dan Mesin

4 Profesi Ini Takkan Mampu Digantikan oleh Robot dan Mesin

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan kita. Robot merupakan salah satu kemajuan teknologi yang negara-negara maju kini semakin berkembang. Robotika diyakini dapat membantu manusia bekerja, dan tugas-tugas ini mungkin dianggap sulit atau bahkan merupakan ukuran efisiensi.

Saya jadi ingat gambar boneka Doraemon di serial kartun yang disuruh untuk selalu membantu Nobita dalam segala kesulitan hidup.

Dengan tas ajaib, Doraemon dapat membuat segala macam mesin atau peralatan ajaib, seperti pintu yang mengarah ke mana saja, baling-baling bambu, senter, selimut waktu, atau TV waktu. Dalam sekejap mata, semua kesulitan akan teratasi dengan cepat.

Baca Juga :  5 Mesin Cuci yang Praktis dan Mudah Digunakan

Dalam kehidupan nyata, banyak pekerjaan manusia telah digantikan oleh robot dan teknologi mesin canggih. Coba kunjungi restoran Pepper Parlor di Shibuya, Jepang.

Restoran ini mempekerjakan 3 robot, Pepper, Nao dan Whiz, yang masing-masing menjalankan tugasnya. Pepper adalah robot yang tugasnya menyambut tamu, menyediakan dan membawakan makanan yang kita pesan. Tugas Nao adalah menghibur para tamu dengan tarian robot khasnya. Whiz bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan lantai.

Dulu, pekerjaan dilakukan secara manual, mulai dari pramusaji, cleaning service hingga chef. Kini keberadaan robot dinilai mampu menarik wisatawan, lebih modern tentunya jika ada tambahan tugas pegawai tidak akan meminta kenaikan gaji.

Baca Juga :  Apakah Perlu Membeli Mesin Jahit Bekas?

Di Indonesia, banyak perusahaan industri yang mulai mengalihkan penggunaan tenaga kerja ke mesin dan robot. Saya pernah ke salah satu pabrik minuman terkemuka di Indonesia.

Pabrik ini dulunya memiliki karyawan produksi sebanyak 2.000 orang, namun dalam tiga tahun terakhir, manajemen telah menggunakan mesin dan robot buatan Eropa dan Jepang untuk mengoperasikan proses produksi. Dari pembersihan, pengisian ulang, pelabelan, penyegelan hingga tugas pengemasan, tidak diperlukan operasi manual. Partisipasi karakter manusia hanya sebagai operator mesin.

Pabrik juga melakukan PHK secara besar-besaran. Dari 2000 karyawan, kini tak kurang dari 500 orang.

Baca Juga :  7 Tips Membeli Mesin Espresso Rumah

Kasus serupa juga terjadi pada pegawai stasiun tol. Di satu sisi, pemerintah telah meningkatkan pembangunan jalan tol dalam 10 tahun terakhir, namun tidak berbanding lurus dengan jumlah pegawai stasiun tol. Penjaga tol akan digantikan oleh mesin penjaga tol otomatis.

Untungnya, beberapa pekerjaan sulit digantikan oleh robot atau mesin. apakah itu?

1. Guru

Profesi guru juga akan sulit digantikan oleh robot atau mesin. Hal ini dikarenakan guru tidak hanya memberikan pendidikan kepada siswa, tetapi juga mengambil metode psikologis dan emosional kepada siswa.

Baca Juga :  Daftar Harga Bor Listrik Terbaik, Murah dan Terbaru

Kita tahu bahwa guru memperlakukan siswa secara berbeda. Beberapa siswa diberitahu bahwa mereka akan segera memperoleh informasi yang diberikan, tetapi beberapa siswa harus bersabar dan mengulanginya. Ada siswa yang penurut dan siswa yang nakal.

Robot tidak akan mampu mendekati siswa dengan kepribadian yang berbeda secara psikologis dan emosional. Saya ingat ketika saya menjadi guru, saya suka memberikan makanan ringan sebagai hadiah kepada siswa yang bisa menjawab pertanyaan di kelas.

Metode ini berhasil membangkitkan minat kami, karena siswa mendengarkan kelas dengan seksama dan berteriak-teriak untuk mengangkat tangan mereka jika mereka memiliki masalah. Ini karena metode pengajaran guru saya yang unik dan sukses membuat kami penuh semangat di kelas.

Baca Juga :  Daftar Tools¬† yang Wajib Dimiliki Di Rumah

2. Pengacara, Jaksa Penuntut, dan Hakim

Tidak bisa dipungkiri banyak orang di sekitar kita, seperti kasus kriminal atau korban kejahatan, harus berhadapan dengan hukum. Mereka yang bekerja di bidang hukum hampir tidak dapat digantikan oleh robot atau mesin yang rumit.

Hal ini dikarenakan terdapat berbagai prosedur dan keputusan hukum yang masih melibatkan objektivitas dan hati nurani.

Misalkan seorang nenek digugat karena mengambil kayu kering di tanah Perhutani. Kelakuan nenek tersebut dapat melanggar hukum dengan memasuki kawasan terlarang dan mengambil barang tanpa izin dari petugas kehutanan.

Baca Juga :  5 Cara Cepat Mengatasi Saluran Air Mampet

Namun di sisi lain, ternyata karena keterbatasan informasi dan kayu bakar kering merupakan kebutuhan hidup, dia tidak tahu apa yang dia lakukan melanggar aturan.

Pengacara yang membela nenek pasti akan berusaha mengumpulkan bukti atau saksi untuk membela nenek. Penuntut umum dapat mengetahui motif perilaku nenek dengan mengajukan pertanyaan, dan hakim dapat meringankan hukuman atau bahkan membebaskan nenek berdasarkan saksi dan bukti yang dihadirkan, tetapi tetap mempertimbangkan sifat dan hati nurani manusia.

Baca Juga :  4 Tips Memilih Mesin Pemotong Kayu

Tidak ada robot atau mesin yang kompleks yang dapat mencapai hal ini, karena manusia masih menggunakan akal dan hati nurani dalam tindakannya.

3. Tim Kreatif

Pernahkah kita menonton acara di TV yang menghibur atau bisa mempermainkan perasaan penonton? Tim kreatif memainkan peran besar dalam menghidupkan acara.

Mereka akan melakukan riset tentang konsep acara, target audiens, dan bagaimana membuat acara tersebut dimabukkan oleh penonton.

Saya ingat peristiwa Termehek-mehek berhasil membangkitkan emosi penonton. Ketika saya melihat seseorang mencoba mencari tujuan, saya sering merasa marah dan sedih. Berkali-kali, penyelidikan tim berakhir dengan akhir yang tragis, yang membuat saya tertawa.

Baca Juga :  10 Mesin Pemotong Kayu Berkualitas Pengganti Gergaji Manual

Saya selalu percaya bahwa cerita ini benar. Namun, ternyata acara ini hanyalah sebuah reality show yang berhasil dikemas oleh tim kreatif yang cerdas. Tanpa mereka, kegiatan ini akan menjadi membosankan dan kurang menyenangkan.

Robot yang diciptakan saat ini sepertinya tidak mampu mengubah peran tim kreatif dalam mengemas acara TV. Setiap bagian dari acara mungkin memerlukan konsep yang berbeda dan dapat berubah seketika.

4. Sales atau Pemasaran

Staf penjualan memiliki keterampilan dan tindakan sendiri dalam menarik konsumen untuk menggunakan produk atau layanan yang disediakan. Staf penjualan juga sering mengamati karakteristik calon pelanggan dan mencari informasi mendalam terkait kepribadian calon pelanggan.

Baca Juga :  6 Cara Memilih Vacuum Cleaner yang Baik

Saya ingat bahwa manajer penjualan di kantor saya bahkan mencari minat pelanggan potensial. Beberapa orang bermain golf dengan calon pelanggan sambil minum kopi di kedai kopi dan sebagainya. Metode ini sebenarnya mematikan konsumen lebih akurat.

SPG rokok lain mendekati saya, berharap saya bisa membeli produk rokok yang diperkenalkan. Walaupun merek rokok saya berbeda dengan yang ditawarkan, ternyata SPG telah menggunakan cara yang cerdik untuk mengubah sikap saya yang tidak tertarik untuk membeli.

Baca Juga :  Anak Teknik Perlu Tahu, 10 Jenis Mata Gerinda dan Fungsinya

Saya pikir jika penjualan dilakukan oleh robot. Mungkin sistem telah mengatur bahasa kutipan dari template yang sama untuk semua konsumen. Situasi ini tidak akan berhasil karena konsumen membutuhkan metode pribadi yang berbeda.

Inilah beberapa pekerjaan yang senang bisa menjauh dari robot atau mesin yang rumit saat ini. Robot dan mesin memang diciptakan untuk membantu memajukan aktivitas manusia, namun seiring berjalannya waktu, mereka mulai mengubah peran manusia.

Saya berharap profesi lain dapat bertahan di zaman dan teknologi. Jika banyak orang yang menganggur tentu akan sangat mengkhawatirkan, karena banyak pekerjaan telah tergantikan oleh keberadaan robot dan mesin presisi.